Ruam Popok Pada Bayi

Mempunyai anak kecil identik dengan popok ya moms. Popok dibagi menjadi dua yaitu popok kain (yang bisa dicuci) dan popok sekali pakai. Popok yang tidak sesuai dengan kulit bayi dapat menyebabkan ruam. Oleh karena itu, memilih popok yang tepat merupakan salah satu yang dihadapi oleh orangtua baru. Satu merk popok cocok di satu bayi, belum tentu cocok ke bayi yang lain. Selain karena popoknya, ruam bisa disebabkan oleh pembersih popok nya lho moms.

DEFINISI RUAM POPOK

Ruam popok adalah peradangan yang terdapat di kulit bayi di bagian bokong akibat pemakaian popok. Tandanya jika si kecil mengalami ruam adalah kemerahan atau bersisik. Ruam popok terjadi karena reaksi kulit karena bersentuhan dengan urine dan tinja secara terus menerus. Biasanya si kecil yang mengalami ruam popok akan rewel.

GEJALA RUAM POPOK

Ruam bisa terjadi kapan saja selama si kecil masih menggunakan popok. Berikut beberapa gejala si kecil mengalami ruam popok :

Kemerahan pada bagian bokong, lipatan paha, paha dan sekitar alat kelamin

Si kecil cenderung rewel

FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA RUAM POPOK

Bersentuhan dengan urine dan tinja terlalu lama.

Kulit bayi sensitif

Pemakaian popok yang terlalu ketat menyebabkan gesekan dan lecet

Adanya iritasi terhadap produk yang digunakan

Diare

Infeksi bakteri atau jamur

Kulit bayi cenderung lembab saat ditutup oleh popok. Hal ini yang memicu tumbuhnya bakteri dan jamur

Mengkonsumsi makanan tertentu

Untuk bayi yang masih asi, makanan atau minuman atau obat yang dikonsumsi oleh ibu dapat memicu terjadinya ruam popok.

Bayi mulai mengkonsumsi makanan padat

Hal ini dikarenakan struktur tinjanya juga akan mengalami perubahan.

CARA MENCEGAH TERJADINYA RUAM POPOK

Berikut beberapa cara untuk mencegah terjadinya ruam popok :

  1. Sering mengecek popok si kecil. Gantilah popok yang sudah kotor dan jangan terlalu lama
  2. Bersihkan sesering mungkin bagian yang tertutup popok, lakukan saat ibu mengganti popok
  3. Biarkan kulit si kecil bernapas.
  4. Setelah dibersihkan, pastikan kulit yang akan tertutup popok dalam keadaan kering sebelum dipakaikan popok yang baru.
  5. Hindari penggunaan bedak, gunakan lah cream khusus ruam popok. Penggunaan bedak dapat memicu iritasi pada kulit dan paru-paru si kecil. Cream khusus ruam popok cocok digunakan karena mengandung zinc oxide yang membantu mengatasi ruam popok.
  6. Pilihlah popok yang sesuai, jangan terlalu ketat
  7. Pilih produk si kecil yang tidak mengandung alkohol, karena dapat memicu iritasi atau bahkan membuat ruam semakin parah
  8. Pastikan tangan ibu bersih sebelum dan sesudah mengganti popok si kecil
  9. Jika ibu menggunakan popok kain, pastikan dalam keadaan bersih dan hindari penggunaan pewangi pakaian.

Ibu perlu memilih popok yang sesuai dengan kulit si kecil.

PENGOBATAN RUAM POPOK

Ruam popok akan sembuh dengan sendirinya. Namun jika ruam popok pada si kecil bertambah parah, ibu perlu berkonsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat oles steroid ringan seperti salep hydrocortisone, salep antijamur, dan antibiotik oleh (atau minum)

KAPAN HARUS KE DOKTER

Berikut beberapa keadaan ruam popok yang memerlukan penanganan medis :

  1. Demam
  2. Kemerahan yang tidak kunjung sembuh
  3. Bengkak
  4. Keluar cairan atau bernanah diarea sekitar popok
  5. Timbul jamur dan infeksi ragi (candida)
  6. Si kecil merasa kesakitan saat memakai popok
  7. Ruam popok menyebar ke luar bagian kulit yang tidak terkena popok

Sekian artikel mengenai Ruam Popok Pada Bayi, semoga dapat bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

Baca artikel terkait :

By | 2018-01-17T07:27:01+00:00 Januari 17th, 2018|Nutrisi & Kesehatan|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment