Pentingnya Peran Ayah Dalam Tumbuh Kembang Anak

Dalam kesehariannya, seorang anak pasti lebih lekat dengan ibunya. Namun kehadiran dan kasih sayang dari ayah pun tidak boleh dikesampingkan. Peneliti dari University of Maryland School of Medicine menemukan bahwa ayah yang terlibat dalam proses tumbuh kembang anak menghasilkan anak dengan lebih sedikit masalah dibandingkan dengan anak yang dalam proses tumbuh kembangnya tidak didampingi oleh ayah. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan seorang ayah sangat membantu anak-anak. Menurut Naomi Soetikno, seorang psikolog anak dan dosen Universitas Tarumanegara mengatakan “Ada Empat Unsur Pentingnya Peran Ayah Dalam Tumbuh Kembang Anak secara motorik, kognitif dan sosial yang perlu diketahui yaitu struktur, kehangatan, akses dan bermain.

  1. Struktur

Dimana kedua orang tua yaitu ayah dan ibu mendiskusikan seperti apa dan bagaimana pola pengasuhan yang akan diberikan ke anak. Sehingga diharapkan kedepannya tidak ada perbedaan visi dalam membesarkan anak.

  1. Kehangatan

Seorang ayah sebaiknya memberikan kehangatan kepada anaknya, baik secara fisik ataupun emosional. Ayah harus belajar untuk memahami dan mengerti apa yang diinginkan oleh anak, agar anak merasa nyaman dan aman bersama ayahnya. Ayah juga dapat memberikan pelukan dan berada disamping si kecil saat mereka mengalami masa pertumbuhan.

  1. Akses

Jaman sekarang, banyak orangtua bekerja diluar rumah sehingga mereka hanya mempunyai sedikit waktu dirumah bersama keluarga. Gunakanlah akses untuk ayah dan anak saling berkomunikasi, bisa melalui telepon atau media sosial.

  1. Bermain

Seorang ayah harus mau bermain dengan anak-anaknya. Anak yang berusia nol sampai dua tahun dan bermain bersama ayahnya akan membantu perkembangan sensor motoriknya. Sedangkan untuk usia dua sampai lima tahun, akan membantu perkembangan logika anak.

MANFAAT PENTINGNYA PERAN AYAH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK 

Berikut beberapa manfaat keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak :

  1. Membentuk Kepribadian Si Kecil Sejak Kecil

Kehadiran ayah dan ibu sudah dapat dirasakan sejak anak masih balita. Penelitian yang dilakukan oleh Father Involvement Research Alliance menunjukkan bahwa ayah yang banyak terlibat dalam kehidupan anaknya, memiliki anak yang cenderung lebih mudah bergaul, pandai memecahkan masalah dan mampu mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.

  1. Mendorong Si Kecil Agar Lebih Berani Mengambil Risiko

Seorang ibu cenderung lebih merasa khawatir dengan berbagai kelakuan si kecil. Ayah memiliki pendekatan yang berbeda dengan cara mendorong si kecil keluar dari zona nyamannya dan lebih berani mengambil risiko.

  1. Ayah Merupakan Pelindung Si Kecil

Kehadiran seorang ayah dibutuhkan untuk melindungi si kecil dari berbagai situasi yang berbahaya dan pengaruh tidak baik yang ada disekitarnya. Si ayah sebaiknya memantau aktivitas si kecil, agar terhindar dari hal-hal negatif. Hal ini juga dapat menciptakan rasa aman terhadap kehadiran sang ayah dan dapat membuat si kecil lebih bebas dalam melakukan berbagai kegiatan.

  1. Ayah Memberikan Pengalaman Bermain Yang Berbeda

Tentunya bermain dengan ayah dan ibu memiliki sensasi dan pengalaman yang berbeda bagi si kecil. Ibu akan memilih aktivitas yang aman, dan ayah justru lebih sering mengajak si kecil melakukan permainan yang lebih menantang seperti fisik, kompetisi dan rintangan. Bermain dengan ayah dapat membangun keberanian dan rasa percaya diri si kecil.

  1. Mendorong Si Kecil Agar Lebih Disiplin

Selain peran ibu, ayahpun harus mengajarkan kedisiplinan pada si kecil. Dalam buku yang berjudul Partnership Parenting, Drs. Kyle Pruett, seorang psikolong dan psikiater anak mengatakan bahwa ayah cenderung lebih tegas untuk mengajarkan kedisiplinan pada anak, karena ibu biasanya melakukan pendekatan secara emosional. Dengan cara berbeda antara ibu dan ayah, dapat saling melengkapi untuk membuat si kecil lebih disiplin.

  1. Menunjukkan Sikap Untuk Lebih Menghargai Lawan Jenis

Dalam sebuah keluarga perlu keseimbangan antara ayah dan ibu. Ayah dan ibu harus saling menghormati dan menghargai sebagai suami istri. Perbuatan baik dan keluarga yang sehat akan berdampak pada perkembangan anak. Anak laki-laki pada umumnya menjadikan ayah sebagai sosok ideal yang patut dicontoh. Sebagai seorang ayah jangan suka melakukan kekerasan pada rumah tangga, karena akan berdampak terhadap anak. Anak mengira hal tersebut adalah wajar dan kelak dia akan melakukan hal yang sama. Seorang ayah harus mencontohkan perilaku kasih sayang dan hormat terhadap ibu, dan anak akan mencontoh hal tesebut. Berlaku juga kepada lingkungan sekitar, ketika ayah menghormati wanita di luar lingkungan keluarga

  1. Menjadikan Anak Lebih Mandiri

Ayah merupakan kepala keluarga yang bertugas untuk memberikan sumber daya keuangan untuk keluarga. Walaupun jaman sekarang, baik ibu dan ayah keduanya bekerja. Peran ayah disini penting untuk mendidik anak laki-lakinya yang kelak akan menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah untuk keluarganya. Sebaiknya terapkan pendidikan anak untuk mandiri, khususnya dalam hal finansial. Contoh, mengajarkan anak untuk menabung.

Mengasuh dan membesarkan buah hati perlu adanya keseimbangan peran antara ayah dan ibu. Bagaimana masa depan dan perilaku anak di kemudian hari ditentukan bagaimana cara ayah dan ibu mengasuhnya sejak kecil. Ajarkan si kecil melalui perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan oleh ayah dan ibu, dan bentuklah satu keluarga yang rukun saling mengasihi dan menghormati. Dengan demikian, akan mendukung tumbuh kembang anak untuk menjadi pribadi yang baik. Sekian pembahasan mengenai Pentingnya Peran Ayah Dalam Tumbuh Kembang Anak.

Mari berbagi pengalaman dengan menuliskan comment di bawah. Comment dari ibu-ibu dapat membantu ibu-ibu lainnya loh. Terima kasih

By | 2017-11-30T05:02:15+00:00 Agustus 10th, 2017|Kecerdasan & Pertumbuhan|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment