Makanan Yang Menyebabkan Keguguran

Saat ibu sedang hamil, nutrisi merupakan hal yang sangat penting yang harus diperhatikan. Makanan tertentu dapat menyebabkan ibu mengalami keguguran. Keguguran (dalam bahasa inggris disebut miscarriage, atau abortus spontan) adalah setiap kehamilan dini yang secara spontan berakhir sebelum janin dapat bertahan hidup, yaitu sebelum usia kandungan mencapai 20 minggu. Sebagian besar keguguran yang terjadi pada trimester pertama kehamilan disebabkan oleh kelainan kromosom pada bayi. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai Makanan Yang Menyebabkan Keguguran

 

FAKTOR PENYEBAB KEGUGURAN

Beberapa faktor penyebab keguguran, diantaranya :

  1. Infeksi atau paparan bahaya lingkungan atau tempat kerja. Misalnya tingginya tingkat radiasi atau makanan dan minuman yang dikonsumsi beracun
  2. Adanya masalah hormonal
  3. Adanya kelainan rahim
  4. Masalah pada serviks (seperti, leher rahim mulai melebar dan memuka terlalu dini yang terjadi di tengah-tengah kehamilan, tanpa adanya tanda-tanda rasa sakit)
  5. Gaya hidup, seperti merokok, mengkonsumsi alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang.
  6. Terdapat gangguan system kekebalan tubuh, contohnya lupus
  7. Terdapat penyakit ginjal yang parah
  8. Adanya penyakit jantung bawaan
  9. Diabetes yang tidak terkontrol
  10. Adanya penyakit tiroid
  11. Terkena paparan radiasi
  12. Obat-obatan tertentu, contohnya, menggunakan obat jerawat
  13. Gizi buruk
  14. Usia ibu

 

Pengobatan untuk ibu yang terkena penyakit kronik, dapat meningkatkan peluang kehamilan.

.

MAKANAN YANG MENYEBABKAN KEGUGURAN

Selain factor diatas, makanan juga memiliki peranan yang menyebabkan keguguran pada ibu hamil.

  1. Daging Mentah

Daging (seafood, sapi atau unggas) mentah atau setengah matang harus dihindari karena memiliki kemungkinan terkontaminasi bakteri coliform, toksoplasmosis, salmonella, dan listeria. Bakteri listeria memiliki kemampuan melewati plasenta dan dapat menginfeksi bayi, yang dapat menyebabkan bayi infeksi atau keracunan darah. Hal ini sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa ibu dan janin.

  1. Daging Olahan

Sebaiknya batasi konsumsi daging olahan, seperti sosis dan lainnya. Konsumsi daging olahan secara berlebihan dapat menyebabkan janin keracunan dan menyebabkan keguguran.

  1. Hati Hewan Yang Terinfeksi

Hati hewan yang berbahaya adalah yang diambil dari hewan yang terinfeksi atau sakit. Untuk ibu hamil, sebaiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsi hati hewan, terutama untuk yang sedang mengkonsumsi obat-obatan karena dapat menyebabkan vitamin berlebih dan dapat mempengaruhi janin.

  1. Ikan Yang Terkontaminasi

Ikan yang telah terkontaminasi dengan industri harus dihindari, yaitu ikan dari danau atau sungai yang kemungkinan terkena polychlorinated biphenyls yang tinggi. Berhati-hatilah juga dengan ikan yang mengandung kadar merkuri tinggi, contoh sushi. Merkuri sering dikaitkan dengan masalah keterlambatan perkembangan janin dan kerusakan pada otak. Selain sushi, merkuri ini biasa terdapat pada ikan hiu, ikan king mackerel dan tilefish.

  1. Beberapa Seafood Dengan Kondisi Dibawah
  • Seafood yang diolah dengan asap atau dendeng, karena cenderung terkontaminasi dengan bakteri Listeria. Pastikan ibu memasak dengan matang
  • Kepiting, karena memiliki efek pada deportasi tumor. Kepiting merupakan salah satu makanan penyebab keguguran atau kelahiran prematur.
  • Kerang mentah. Hindari kerang yang dimasak kurang matang, termasuk tiram. Kerang mengandung infeksi ganggang.
  • Ikan kaleng. Sebaiknya batasi konsumsi ikan kalengan karena adanya kemungkinan terkontaminasi. Selain itu, ikan kaleng mengandung bahan pengawet, garam, dan beberapa bahan kimia lainnya yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi pada ibu.
  1. Telur Mentah

Hindari mengkonsumsi telur mentah karena memiliki potensi terkena paparan Salmonella. Ibu juga harus mewaspadai seperti Mayonaisse, Es krim buatan sendiri atau custard, dan saus yang biasanya mengandung bahan telur mentah

  1. Keju Lunak

Keju lembut impor kemungkinan mengandung bakteri Listeria. Pastikan jika membeli keju lunak, produk tersebut menyatakan bahwa terbuat dari bahan susu pasteurisasi.

  1. Beberapa Buah-buahan Harus Dihindari
  • Nanas. Nanas mengandung Bromelain, yang memiliki efek melembutkan rahim dan menyebabkan kontraksi, dan menciptakan zat yang dapat menyebabkan keguguran. Dalam trimester pertama, sebaiknya hindari mengkonsumsi segala sesuatu yang berhubungan dengan nanas. Setelah lewat trimester pertama, ibu boleh mengkonsumsi nanas dalam jumlah kecil dan tidak teratur.
  • Pepaya Muda atau Pepaya Hijau, karena mengandung enzim yang dapat menyebabkan kontraksi rahim dan keguguran
  • Batasi konsumsi kelengkeng. Karena mengkonsumsi terlalu banyak kelengkeng dapat menyebabkan ibu mengalami “panas dalam”, yang akan menyebabkan kekacauan janin, nyeri perut, flek bercak darah, sakit perut, dan dapat menyebabkan keguguran.
  • Apel liar, karena dapat merangsang rahim dan membuat kontraksi pada uterus, yang dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.
  • Peach atau persik, karena dapat menyebabkan kerentanan terhadap pendarahan.
  • Untuk ibu hamil sebaiknya batasi konsumsi buah delima, jangan berlebihan. Buah delima yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kontraksi dan kram rahim. Hal tersebut dapat memicu terjadinya keguguran.
  • Durian mengandung asam arachidonat dan alkohol. Asam Arachidonat dapat memicu pembentukan prostaglandin, yang dapat merangsang kontraksi dan memiliki akibat yang fatal untuk janin. Sedangkan alkohol dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, atau bahkan keguguran.
  1. Sayuran Harus Dicuci Bersih

Cuci bersih sayuran sebelum dikonsumsi untuk menghindari potensi terkena Toksoplasmosis.

  1. Beberapa Sayur-sayuran Yang Harus Dihindari
  • Kentang Yang Tumbuh Tunas Hijau. Makanan ini tidak boleh dimakan oleh semua orang. Kentang yang tumbuh tunas hijau mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan.
  • Pegagan. Walaupun pegagan memiliki efek penyembuhan pada hipotensi, namun juga memiliki efek antipiretik dan diuretik. Pegagan biasanya digunakan untuk mendinginkan panas untuk orang-orang. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari mengkonsumsi pegagan. Pegagan dapat berinteraksi dengan obat yang menyebabkan ngantuk dan antikonvulsan, obat insomnia, dan obat-obat depresan, mengurangi efektivitas insulin, obat diabetes, dan obat penurun kolesterol.
  • Makanan Yang Kaya Akan Vitamin A. Sebaiknya batasi konsumsi vitamin A secara berlebihan, karena dapat menyebabkan kerusakan janin.
  • Pare. Sebaiknya ibu hamil dan menyusui menghindari mengkonsumsi pare karena dapat menyebabkan kontraksi rahim, pendarahan pada janin, atau kerusakan janin. Pare juga dapat mengiritasi rahim dan menyebabkan kelahiran prematur. Pare merupakan sayuran yang mengandung vitamin B, zat besi, seng, kalium, mangan, dan magnesium. Pare bermanfaat dalam memberikan nutrisi untuk tubuh dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Katuk. Ibu hamil sebaiknya menghindari mengkonsumsi katuk karena katuk mengandung papaverin, zat yang ditemukan didalam opium, yang meninggalkan efek perluasan otot polos pembuluh darah, yang gunanya untuk mengurangi rasa sakit dan tekanan darah rendah. Jika ibu hamil mengkonsumsi katuk lebih dari 30 mg, dapat menyebabkan kontraksi rahim dan keguguran. Pada umumnya, katuk dapat digunakan untuk mengurangi panas tubuh, detoksifikasi racun, memelihara aliran darah dan dapat digunakan sebagai pencahar. Katuk mengandung vitamin K, kaya akan protein nabati, besi, mangan dan vitamin A.

      11. Hindari Konsumsi Vitamin C Secara Berlebihan

Salah satu cara mencegah kehamilan tanpa KB adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C. Dapat terjadi ketika ibu mengkonsumsi vitamin C terlalu banyak selama masa ovulasi dan siklus menstruasi. Orang juga meyakini bahwa Vitamin C dosis besar merupakan kontrasepsi alami dan dapat menyebabkan keguguran di awal bulan pertama kehamilan.

      12. Biji Wijen Yang Dicampur Dengan Madu

Terlalu banyak mengkonsumsi biji wijen, terutama yang dicampur dengan madu dianggap memiliki risiko yang menyebabkan keguguran.

     13. Lidah Buaya

Ibu yang sedang mengandung dilarang mengkonsumsi lidah buaya dalam bentuk apapun, karena dapat menyebabkan pendarahan panggul dan menyebabkan keguguran. Lidah buaya digunakan sebagai obat kecantikan oleh para wanita karena mengandung bahan alami untuk membantu dan memperkuat semua jenis kulit. Selain itu, lidah buaya memiliki efek pada penurunan berat badan.

    14. Barley

Barley merupakan sereal yang biasanya diolah menjadi makanan yang bergizi. Namun makanan ini sebaiknya dihindari oleh ibu yang sedang mengandung karena barley dapat merangsang otot-otot halus rahim yang dapat menyebabkan kontraksi uterus dan dapat menyebabkan keguguran.

      15. Kunyit

Kunyit yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan keguguran.

asam-folat-untuk-ibu-hamil-muda

Baca artikel mengenai : Asam Folat Untuk Ibu Hamil Muda

Ibu yang sedang mengandung sebaiknya memperhatikan asupan nutrisi dan gaya hidupnya lebih baik lagi dari sebelum kehamilan. Pastikan untuk selalu melakukan kontrol dengan dokter kandungan sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk mengetahui perkembangan janin dan kesehatannya.

Sekian artikel mengenai Makanan Yang Menyebabkan Keguguran, semoga dapat bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

 

 

By | 2017-12-07T02:47:06+00:00 Desember 7th, 2017|Kehamilan & Menyusui|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment