Kematian Mendadak Pada Bayi

SIDS (Sudden Infant Death Syndrome atau crib death atau kematian mendadak pada bayi) adalah bayi sehat yang meninggal mendadak tanpa adanya gejala apapun sebelumnya. Biasanya terjadi pada bayi di bawah usia satu tahun, terutama usia dua sampai empat bulan. SIDS ini terjadi pada satu dari 100.000 bayi. Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah kematian bayi usia dibawah satu tahun untuk setiap 1.000 kelahiran bayi. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan pada tahun 2015, angka kematian bayi di Indonesia mencapai 23, artinya ada sekitar 23 kematian setiap 1.000 bayi yang baru lahir. Namun, beberapa tahun belakangan AKB di Indonesia mengalami penurunan. Pada umumnya, SIDS ini terjadi ketika bayi sedang tidur. Dalam artikel ini, Little Boss World akan membahas beberapa penyebab kematian bayi mendadak yang paling sering terjadi.

BAYI YANG BERISIKO TERKENA SIDS

Bayi yang berisiko terkena SIDS adalah :

  • Bayi lahir prematur
  • Bayi yang memiliki kekurangan berat badan saat lahir
  • Bayi laki-laki. Berdasarkan penelitian, sebanyak 60% bayi laki-laki yang terkena SIDS. Walaupun tidak ada penelitian yang membuktikan hubungan antara jenis kelamin dan SIDS.

Baca artikel mengenai : Cara Merawat Bayi Prematur

BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB SIDS

Walaupun penyebab SIDS ini belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor penyebab SIDS.

  1. Adanya keterlambatan perkembangan bayi

Ada penelitian yang mengungkapkan bahwa SIDS mungkin disebabkan karena adanya keterlambatan dalam perkembangan dan fungsi beberapa jalur saraf pengikat serotonin ke otak. Jalur saraf berfungsi untuk mengatur pernafasan, detak jantung dan respon tekanan darah saat bangun tidur. Jika perkembangan ini terganggu, maka akan membawa beberapa dampak negatif. Misalnya, bayi normal akan terbangun ketika tidurnya terganggu, misalnya napasnya terganggu. Namun bayi yang memiliki keterlambatan perkembangan, refleksnya kurang, sehingga pada saat mengalami gangguan pernafasan saat tidur, bayi tidak dapat mengatasinya.

  1. Berat lahir bayi rendah

Bayi lahir dengan berat rendah ini umumnya terjadi pada kelahiran prematur atau kembar.

  1. Posisi tidur bayi

Tidurkan bayi dalam posisi terlentang. Bayi yang tidur dalam posisi miring atau tengkurap memiliki kesulitan bernapas. Hal ini dikarenakan pergerakan udara di mulut terganggu karena adanya penyempitan jalan napas. Oleh karenanya, bayi menghirup karbon dioksida yang baru saja dia keluarkan, sehingga kadar oksigen dalam tubuhnya berkurang dan meninggal. Hindari juga untuk meletakkan banyak barang dikasur si kecil, seperti bantal, selimut, mainan. Kebanyakan barang saat si kecil tidur, dapat menganggu pernapasannya.

  1. Hipertermia (Kepanasan)

Hindari memakaikan si kecil pakaian yang terlalu tebal. Suhu ruangan yang panas dapat meningkatkan metabolisme si kecil, sehingga ia dapat kehilangan kontrol pernapasan.

TIPS AGAR SI KECIL TERHINDAR DARI SIDS

Penyebab dari SIDS sendiri belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar si kecil terhindar dari SIDS.

  • Tidurkan bayi dalam posisi telentang, hindari menidurkan bayi dalam posisi tengkurap atau miring
  • Sebaiknya bayi memiliki tempat tidurnya sendiri, yang dekat dengan orangtuanya. Ketika bayi ditempatkan sekasur dengan orangtuanya, dapat membatasi ruang gerak bayi yang dapat mengganggu pernapasannya. Disarankan sampai usia enam bulan, si kecil memiliki kamar yang sama dengan orangtuanya. Namun sebaiknya kasur yang berbeda.
  • Pastikan ayah, ibu dan orang serumah tidak memiliki kebiasaan merokok, baik pada saat ibu hamil maupun setelah si kecil lahir.
  • Berikan ASI pada bayi. Si kecil yang diberikan ASI memiliki kekebelan tubuh yang lebih baik dibandingkan yang tidak diberikan ASI.
  • Pastikan si kecil dalam kondisi hangat, tapi jangan sampai kepanasan.
  • Hindari menaruh banyak barang atau mainan di tempat tidur, untuk memberikan sirkulasi udara yang cukup saat si kecil tidur
  • Penelitian membuktikan penggunaan empeng selama tidur dapat mengurangi risiko SIDS.
  • Berikan imunisasi si kecil secara lengkap sesuai jadwal yang telah ditentukan. Penelitian menunjukkan bahwa si kecil yang menerima imunisasi sesuai yang telah ditentukan, dapat menurunkan risiko SIDS sebesar 50% dibandingkan si kecil yang tidak menerima imunisasi.
  • Hindari pemberian madu untuk si kecil dibawah usia satu tahun. Madu dapat menyebabkan botulisme, yang dapat menyebabkan SIDS. Botulisme adalah kondisi keracunan serius yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum
  • Pilihlah ranjang bayi dengan matras yang rata. Hindari meletakkan si kecil di sofa, bean bag, kasur air atau kasur angin.

Keterangan : Bean Bag

Semoga artikel tentang Kematian Mendadak Pada Bayi bisa bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

 

Baca artikel mengenai :

By | 2018-02-13T07:44:40+00:00 Desember 26th, 2017|Nutrisi & Kesehatan|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment