Jantung Sering Berdebar dan Badan Lemas Saat Hamil

Keluhan yang dirasakan oleh setiap ibu hamil berbeda-beda. Salah satu keluhan yang banyak dijumpai di masa kehamilan adalah, jantung sering berdebar dan badan tiba-tiba menjadi lemas. Ibu tidak perlu khawatir, karena kejadian ini tergolong normal dan tidak berbahaya. Ibu akan kembali normal setelah melahirkan. Dalam artikel ini, Little Boss World akan membahas lebih rinci mengenai Jantung Sering Berdebar dan Badan Lemas Saat Hamil.

PENYEBAB JANTUNG BERDEBAR SAAT HAMIL

Berikut beberapa penyebab jantung berdebar saat hamil :

1. Meningkatnya Volume Darah

Volume darah saat hamil akan meningkat sebesar 40 sampai 50 persen. Peningkatan volume darah bertujuan agar janin mendapatkan suplai darah yang dibutuhkan, untuk bertumbuh, berkembang, dan mendapatkan oksigen. Saat kehamilan memasuki usia trimester kedua, pembuluh darah ibu mulai melebar dan menyebabkan tekanan darah menurun. Saat kehamilan memasuki usia trimester ketiga, sekitar 20 persen darah dalam tubuh ibu dialirkan ke rahim. Pertambahan jumlah volume darah inilah yang mempengaruhi kerja jantung, dimana jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa untuk mengalirkan darah. Detak jantung meningkat sekitar 25 persen lebih cepat (atau 10 sampai 20 denyut per menit). Hal ini yang membuat ibu merasa jantung berdebar dan kadang-kadang mengakibatkan badan lemas.

2. Hormon Progesteron

Seperti yang kita tahu, beberapa hormon pada ibu hamil mengalami perubahan. Salah satunya adalah hormon progesteron, yang mempengaruhi jantung untuk bekerja lebih cepat. Hal ini bertujuan untuk mengalirkan dan memompa darah hingga ke bagian uterus (rahim). Biasanya berlangsung pada awal-awal kehamilan, dimana pada saat awal kehamilan volume darah masih dalam jumlah normal namun denyut jantung meningkat. Oleh sebab itu, ada beberapa ibu hamil muda yang merasakan jantungnya berdebar-debar

3. Cemas dan Stress

Ibu hamil kerap mengalami cemas yang berujung stress. Stress mengakibatkan peningkatan beban jantung, dimana kinerja jantung meningkat.

4. Mengkonsumsi Makanan/Minuman Yang Mengandung Kafein

Mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein berlebihan saat hamil dapat membuat jantung berdebar-debar.

5. Kekurangan Volume Darah

Untuk ibu hamil yang mengalami pendarahan dengan jumlah tertentu dapat mengakibatkan kinerja jantung meningkat. Pada saat ibu kekurangan volume darah, jantung perlu melakukan kerja yang lebih keras agar sirkulasi darah dapat berjalan cepat untuk mengedarkan dan memenuhi kebutuhan sel. Hal ini dikarenakan pada saat tubuh kekurangan volume darah, kebutuhan nutrisi dan oksigen tidak dapat dipenuhi. Akibat dari kinerja jantung ini, ibu akan merasa jantungnya berdebar-debar.

Kekurangan volume darah dapat mengakibatkan anemia.

6. Hemoglobin Rendah

Kadar Hemoglobin (Hb) yang rendah mengakibatkan kadar oksigen menurun. Karena Hb rendah, jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen dengan cara memanfaatkan jumlah Hb yang tersedia. Hb tersebut akan dialirkan seadanya ke seluruh tubuh dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan sel. Akibat kinerja jantung yang lebih keras, mengakibatkan jantung berdebar kencang.

Salah satu gejala yang dirasakan saat Hb rendah adalah pusing

Untuk ibu hamil yang Hb nya rendah, disarankan untuk mengkonsumsi zat besi.

Hb yang rendah dapat mengakibatkan anemia

7. Kedinginan

Keadaan tubuh yang stabil adalah 36,5 derajat celcius. Pada saat kedinginan, diameter pembuluh darah pada permukaan kulit akan semakin lebar dan akan semakin cepat darah kehilangan suhu hangatnya. Untuk mengantisipasinya, maka diameter pembuluh darah di permukaan tubuh akan mengecil. Akibat dari diameter pembuluh darah yang mengecil ini, maka tahanan aliran darah akan meningkat. Untuk menjaga aliran darah tetap lancar, jantung perlu memompa lebih kuat. Akibatnya jantung terasa berdebar-debar.

8. Memiliki Riwayat Gangguan Jantung

Ibu hamil yang memiliki riwayat gangguan jantung sebelum hamil akan merasakan jantungnya berdebar-debar lebih cepat saat hamil. Hal ini dikarenakan saat hamil kinerja jantung lebih kuat untuk mengalirkan darah, sementara keadaan jantung sendiri tidak dalam keadaan sehat.

9. Kelainan Tiroid

Bisa jadi jantung berdebar saat hamil merupakan gejala tiroid yang terlalu aktif.

10. Faktor Makanan

Mengkonsumsi terlalu banyak MSG (Mono Sodium Glutamat) tidak baik untuk ibu hamil. Hal ini dikarenakan zat yang terdapat dalam MSG tidak bisa menembus plasenta. Jika ibu hamil mengkonsumsi MSG secara berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar.

Sebaiknya, ganti MSG dengan bahan yang lebih alami

11. Kekurangan Magnesium

Kekurangan magnesium dalam asupan selama hamil juga dapat menyebabkan jantung berdebar. Gejala ibu hamil yang kekurangan magnesium adalah mual dan muntah di pagi hari.

Baca artikel mengenai : Morning Sickness Pada Awal Kehamilan

Baca artikel mengenai : Tanda-tanda Hamil Muda

tanda-tanda hamil muda

CARA MENGATASI JANTUNG BERDEBAR SAAT HAMIL

Sebenarnya jantung berdebar saat hamil merupakan hal yang normal. Namun ada baiknya, jika diiringi oleh gejala-gejala lainnya, ibu perlu memberi perhatian khusus. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan :

  1. Selalu melakukan kontrol ke dokter kandungan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sampaikan keluhan ibu untuk mendapatkan informasi atau pemeriksaan lebih lanjut.

2. Hindari aktivitas yang berat dan istirahat yang cukup

3. Selalu ukur berat badan saat hamil

Baca artikel mengenai : Kenaikan Berat Badan Selama Kehamilan

Kenaikan Berat Badan Ideal Selama Kehamilan

4. Hindari kebiasaan hidup yang kurang baik, seperti merokok, mengkonsumsi alkohol, mengkonsumsi kafein secara berlebihan, dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang

5. Mengelola stress dengan baik

6. Minum obat sesuai dengan resep dokter, apabila tubuh merasa tidak cocok konsultasikan dengan dokter

Sekian artikel mengenai Jantung Sering Berdebar dan Badan Lemas Saat Hamil, semoga dapat bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

Baca artikel mengenai : Makanan Yang Menyebabkan Keguguran

By | 2018-01-05T10:22:16+00:00 Januari 5th, 2018|Kehamilan & Menyusui|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment