Ciri Ciri Hamil Anak Laki Laki

Ketika ibu sedang mengandung sering kali ada rasa penasaran, apakah anak yang dikandung laki-laki atau perempuan?  Pertanyaan ini juga merupakan pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh setiap orang yang ibu kenali ketika mengetahui ibu sedang mengandung. Percaya atau tidak, ada mitos tentang Ciri ciri Hamil Anak Laki laki atau Perempuan yang sering dikaitkan dengan kehamilan ibu. Insting seorang ibu rata-rata tidak salah, dan jika ibu pikir ibu sedang mengandung bayi laki laki disertai dengan Ciri ciri Hamil Anak Laki laki, maka benar saja ada kemungkinan anak ibu adalah laki-laki.

Sebagai seorang ibu yang sedang mengandung, ada beberapa cara untuk melihat atau menebak kelamin dari bayi ibu pada awal kehamilan. Bahkan sebelum dokter bisa memberitahukannya kepada ibu. Berikut ini adalah beberapa mitos mengenai Ciri ciri Kehamilan Anak Laki laki :

Mual di Pagi Hari

Rata-rata ibu hamil mengalami mual (morning sickness), terutama pada trimester pertama. Tetapi jika ibu tidak mengalami mual pada awal kehamilan atau mual ringan, bisa jadi kemungkinan anak ibu adalah laki-laki.

Baca artikel mengenai: Morning Sickness Pada Awal Kehamilan

Detak Jantung

Perhatikan baik-baik seberapa cepat denyut jantung si kecil dalam waktu satu menit. Jika denyut jantung dibawah 140 per menit, kemungkinan bayi ibu adalah laki-laki. Ibu bisa melihat denyut jantung ini dengan bantuan dokter, dengan menggunakan alat ultrasound.

Tumbuhnya Jerawat di Bagian Tertentu

Ketika sedang mengandung, hormon tentu akan mengalami perubahan. Jika ibu mendapatkan jerawat secara rutin, maka ada kemungkinan ibu sedang mengandung bayi laki-laki. Selain jerawat, ibu akan mengalami beberapa permasalahan pada kulit. Mitos mengatakan, mengandung bayi laki-laki cenderung memberikan dampak buruk pada kulit ibu, misalnya kulit ibu menjadi kusam dan telapak tangan menjadi kering dan pecah-pecah.

Perubahan Ukuran Payudara

Pada saat hamil, ukuran payudara akan membesar seiring bertambahnya usia kehamilan guna memproduksi ASI. Mitos mengatakan, jika payudara sebelah kanan cenderung lebih besar daripada payudara sebelah kiri, ada kemungkinan bayi yang dikandung adalah laki-laki.

Perubahan Sikap dan Sifat

Perubahan sikap dan sifat pada ibu yang sedang mengandung bisa jadi dipengaruhi oleh bayi yang sedang dikandung. Mitos ini mungkin tidak sepenuhnya benar. Jika ibu memiliki bayi laki-laki, sifat ibu cenderung berubah menjadi lebih tegas, agresif, dan lebih emosional. Coba ibu renungkan, apakah terjadi perubahan sikap dan sifat pada saat hamil?

Bentuk Perut

Banyak sekali opini mengenai bentuk perut yang menandakan jenis kelamin bayi. Jika ibu sedang mengandung bayi laki-laki posisi perut cenderung ke bawah (menurun). Ibu yang sedang mengandung anak laki-laki bentuk perutnya elips atau bulat seperti telur. Mitos ini tidaklah pasti, namun sangatlah menarik untuk diperhatikan bagaimana bentuk perut ibu, apakah cenderung naik (menggantung ke atas) atau turun?

Rambut Tubuh Lebih Cepat

Perubahan hormon pada tubuh ibu saat hamil bisa mempengaruhi pertumbuhan rambut. Saat hamil, rambut bisa jadi tumbuh lebih cepat daripada biasanya atau bahkan mengalami kerontokan parah. Hal ini bisa terjadi saat hamil atau pada saat setelah melahirkan. Jika ibu merasa rambut terus mengalami pertumbuhan lebih cepat dari biasanya, bisa menjadi pertanda ibu sedang mengandung bayi laki-laki. Ada mitos yang berkata jika ibu sedang hamil anak perempuan, ia akan mengambil kecantikan ibunya, misalnya rambut. Disisi lainnya, anak laki-laki akan memberikan ibunya rambut yang cantik.

Tangan dan Kaki Dingin

Apakah ibu mengalami kedinginan pada tangan dan kaki pada masa kehamilan? Jika ya, ibu kemungkinan sedang mengandung bayi laki-laki.

Malas Dandan, Malas Masak, Malas Mandi dan Tidak Menyukai Pekerjaan Rumah Tangga

Banyak sekali yang bilang kalau ibu sedang mengandung anak laki-laki, ibu cenderung menjadi malas dandan dan cuek dengan penampilan sehari-hari. Bahkan terlalu malasnya ibu dandan, maka ibu juga jadi malas mandi lho. Selain itu jika ibu sedang mengandung anak laki-laki, ibu juga akan cenderung malas masak atau malas memegang peralatan dapur. Ibu yang sedang mengandung bayi laki-laki cenderung lebih memilih membeli makan di luar daripada memasak sendiri. Selanjutnya, ibu yang sedang mengandung anak laki-laki juga tidak suka dengan pekerjaan rumah.

Berat Badan Meningkat Drastis, Menyukai Makanan Berkalori Tinggi dan Menghindari Sayur

Ibu yang hamil dan mengalami peningkatan berat badan drastis (seperti kehamilan kembar), cenderung memiliki anak laki-laki. Peningkatan drastis tersebut adalah diatas 10 kg. Hal ini dikarenakan ibu lebih menyukai makanan berkalori, seperti daging dan seafood (baca artikel mengenai : Makanan Yang Menyebabkan Keguguran). Selain itu, ibu cenderung menghindari sayur-sayuran.

Baca artikel mengenai : Kenaikan Berat Badan Ideal Selama Kehamilan

Ngidam Asin dan Asam

Mitos mengatakan ibu yang sedang mengandung bayi laki-laki cenderung lebih mengidam makanan yang asin dan asam. Ibu yang sedang mengandung bayi laki-laki cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi protein, seperti daging dan keju. Ada fakta yang mengatakan, bahwa mengidam sangat tergantung pada pribadi ibu. Ada sebagian ibu hamil yang tidak mengalami ngidam, namun justru sang ayah yang mengidam. Dokter dan psikolog mengatakan bahwa ngidam merupakan bentuk untuk meredam rasa ketidaknyamanan selama kehamilan. Rasa ketidaknyamanan itu dapat berupa rasa pahit dilidah atau mual dan rasa khawatir akan menjadi orangtua baru. Hasilnya, rasa ketidaknyamanan tersebut disalurkan lewat makanan.

Cincin Kawin

Ayo ibu bermain dengan menggunakan cincin kawin untuk memprediksi jenis kelamin si kecil. Berikut langkah-langkahnya :

  • Kaitkan cincin kawin dengan seutas benang.
  • Letakkan di atas perut ibu, pastikan ibu dalam kondisi berbaring. Saat meletakkan cincin di atas perut ibu, posisi cincin dan benang dalam posisi menggantung
  • Perhatikan pergerakan cincin

Jika, pergerakan cincin :

  • Memutar, kemungkinan ibu mengandung anak perempuan
  • Bergerak ke kiri dan ke kanan, atau maju dan mundur, kemungkinan ibu mengandung anak laki-laki.

Warna Urine

Ibu yang mengandung bayi laki-laki cenderung memiliki air seni yang berwarna kuning muda (jernih). Sebaliknya, ibu yang mengandung bayi perempuan cenderung memiliki air seni berwarna kuning gelap (pekat).

Posisi Tidur

Mitos mengatakan jika ibu sedang mengandung bayi laki-laki, posisi tidur akan cenderung miring ke kiri. Sebaliknya jika ibu sedang mengandung bayi perempuan, posisi tidur akan cenderung miring ke kanan.

Gerakan Janin

Ibu yang mengandung bayi laki-laki cenderung merasakan tendangan dan gerakan janin yang sudah aktif ketika usia kandungan tiga bulan. Ketika sudah menginjak lima bulan, tendangan yang dirasakan sudah semakin aktif dibandingkan dengan bayi perempuan.

Suka Sekali Tidur

Ibu yang sedang mengandung sebaiknya jangan kecapean dan harus perbanyak istirahat (tidur). Jika ibu sedang mengandung bayi laki-laki, ibu lebih suka menghabiskan sepanjang hari untuk tidur.

Selain 16 mitos diatas, ada tabel menarik untuk menentukan jenis kelamin si kecil yang dihitung berdasarkan usia saat terjadinya pembuahan.

Dalam dunia medis, tidak ada perbedaan signifikan yang kasat mata untuk membedakan bayi perempuan atau laki-laki. Jenis kelamin pada bayi dapat dipastikan melalui pemeriksaan USG pada usia kehamilan 20 minggu atau lebih.

KELEBIHAN MEMILIKI ANAK LAKI-LAKI

Dekat Dengan ibu

Bayi Laki-laki Mudah Dibersihkan

Asyik Dengan Dunianya

Biasanya anak laki-laki akan memiliki kedekatan lebih dalam dengan ibu, dibandingkan dengan ayahnya. Sebaliknya, anak perempuan akan memiliki kedekatan lebih dalam dengan ayahnya, dibandingkan dengan ibunya.

Bayi laki-laki lebih mudah dibersihkan, terutama saat mengganti popok. Hal ini dikarenakan pada vagina terdiri dari beberapa lekukan kulit, sedangkan tidak pada penis.

Anak laki-laki lebih suka bereksplorasi dengan dunianya.

Emosinya Kuat

Memiliki Sifat Melindungi

Anak laki-laki memiliki emosi yang kuat. Pada saat ia menginjak usia tiga tahun, ibu akan dikejutkan oleh perilaku-perilakunya. Namun ketika ia sudah menginjak usia tiga tahun lebih, anak laki-laki akan lebih sulit mengungkapkan perasaannya.

Anak laki-laki lebih cenderung memiliki sifat melindungi, terutama untuk keluarganya dan orang–orang yang dicintai. Rasa sayang anak laki-laki terhadap ibunya sangat besar dan akan melindungi ibunya semaksimal mungkin.

Pada jaman dahulu, memiliki anak pertama laki-laki menjadi suatu keharusan. Adat ini masih ada bahkan dijaman sekarang. Hal ini dikarenakan anak laki-laki merupakan suatu penerus sebuah bisnis, marga, tahta, dan lain-lain. Namun yang harus disadari di jaman sekarang ini, baik laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan dan kemampuan yang sama. Saat ini, dalam satu keluarga banyak yang suami dan istri sama-sama bekerja untuk memenuhi kebutuhan. Banyak para suami yang sudah memiliki kesadaran melakukan pekerjaan rumah tangga membantu istri. Atau bahkan, ada istri yang menjadi tulang punggung dalam keluarganya.

Sebaiknya, sebagai calon orangtua, kita harus mensyukuri pemberian, entah itu laki-laki atau perempuan. Yang terpenting adalah kesehatan calon anak dan tanggung jawab kita sebagai calon orangtua.

Semoga artikel mengenai Ciri ciri Hamil Anak Laki laki bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

Baca artikel terkait :

By | 2018-01-17T08:27:23+00:00 Desember 4th, 2017|Kehamilan & Menyusui|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment