Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Memiliki anak yang baru lahir adalah sebuah anugerah dan kebahagiaan, terutama bagi keluarga baru. Namun bulan-bulan pertama adalah masa paling sulit bagi para orang tua, sulit sekali untuk mempelajari cara merawat bayi baru lahir. Berbagai kesulitan dan adaptasi dalam mengurus bayi bisa membuat para orang tua, khususnya ibu menjadi stress dan lelah.

Sebenarnya cara-cara apa saja sih yang harus kita pelajari untuk bisa mengurus bayi yang baru lahir? Sebelum Little Boss World membahas lebih dalam lagi cara-caranya, kita harus mempelajari masalah-masalah yang sering dihadapi orang tua yang baru memiliki anak.

Berikut ini adalah masalah yang sering dihadapi oleh para orang tua:

1. Menyusui Bayi

2. Memandikan Bayi

3. Menenangkan Bayi

4. Menidurkan Bayi

5. Menghindari Stress dan Tetap Sehat

Bayi, bayi, dan bayi, ya semuanya tentang bayi. Memang menjadi orang tua tidaklah semudah yang dibayangkan. Banyak sekali masalah yang harus dihadapi, tapi pada akhirnya semuanya akan terbayar dengan kebahagiaan ketika ibu dan ayah melihat si kecil tertawa, tersenyum dan bertumbuh.

CARA MENYUSUI BAYI

Cara merawat bayi baru lahir

Bagaimana sih cara menyusui yang benar?

Jika si kecil merupakan anak pertama, maka ibu membaca artikel yang tepat. Di sini Little Boss World akan membahas secara detail bagaimana cara yang benar dan baik saat menyusui si bayi.

Pada saat ibu melahirkan bayi pertama, maka tubuh ibu akan mulai memproduksi susu yang disebut colstrum, yang dapat melindungi bayi dari berbagai infeksi. Pertama-tama, letakkan si kecil menghadap ke arah ibu dengan posisi dada berhadapan dengan dada. Sentuhkan bibir atas si kecil dengan puting ibu. Dan ketika si kecil membuka mulutnya lebar -lebar, tekankan si kecil pada payudara ibu. Maka mulutnya akan menutupi daerah puting.

Janganlah panik ketika si kecil mengalami masalah untuk mencari dan tetap menyusu pada puting ibu. Menyusui membutuhkan banyak kesabaran dan pembelajaran. Jangan malu untuk bertanya pada suster untuk menunjukkan bagaimana caranya menyusui yang benar.

Jika ibu mempunyai bayi yang prematur mungkin ibu kesulitan menyusuinya dengan baik. Ibu harus mulai memompa ASI dengan alat pompa dan diberikan ke si kecil melalui alat atau botol.

Ketika ibu sudah bisa menyusui perlu diperhatikan bahwa, menyusui tidak harus sakit. Perhatikan bagaimana payudara ibu, ketika si kecil menempel. Mulutnya akan menutupi sebagian besar puting ibu dan puting ibu akan berada di dalam mulut bayi kecil.

SEBERAPA SERINGKAH IBU HARUS MENYUSUI?

Tidak ada jumlah yang pasti berdasarkan penelitian. Semakin sering ibu menyusui, maka semakin mudah ibu memproduksi ASI. Pada umumnya dalam 24 jam, ibu bisa menyusui sebanyak 12 kali.

Lebih baik menyusui pada saat si kecil terlihat mulai lapar daripada menyusui pada jam-jam yang telah ditentukan. Menangis bisa jadi tanda kalau si kecil mulai lapar dan ibu bisa mulai menyusuinya

Dalam hari-hari awal, ibu harus membangunkan si kecil untuk mulai menyusu dan mungkin saja mereka bisa tertidur pada saat menyusu. Untuk bisa menjaga si kecil tetap terbangun pada saat menyusui, ibu bisa melepaskan kain bedong yang digunakan. Rata-rata ibu bisa membangunkan si kecil, setiap empat jam sejak terakhir menyusui.

BAGAIMANA AGAR TETAP NYAMAN SAAT MENYUSUI?

Kebanyakan orang memakan waktu sampai 40 menit terutama pada saat awal melahirkan untuk bisa menyusui si kecil. Pegang si kecil pada posisi di mana ia merasa nyaman dan bisa menyusu dengan baik. Topang bagian belakang kepala si kecil dengan tangan ibu, tidak ada posisi yang tepat, semuanya tergantung senyaman apakah ibu dan si kecil dalam posisinya.

Jika ibu sedang duduk, bantal menyusui bisa memberikan bantuan yang banyak bagi si kecil. Banyak ibu juga menyusui dengan posisi berbaring, jangan mulai menyusui ketika ibu tidak merasa nyaman, karena ibu akan berada dalam posisi tersebut dalam waktu puluhan menit.

MAKANAN YANG DIKONSUMSI UNTUK IBU MENYUSUI

Sebeneranya diet normal yang sehat adalah yang dibutuhkan oleh ibu yang menyusui. Memakan makanan yang sehat dan seimbang, akan memberi jumlah dan kualitas susu yang terbaik dan membuat ibu merasa sehat. Lebih baik ibu makan saat lapar sampai cukup kenyang, daripada harus menghitung kalori, dan juga pastikan untuk tetap terhidarsi selama ibu menyusui.

Banyak ibu yang merasa sangat lapar saat menyusui. Tentu saja hal ini wajar karena badan ibu terus bekerja untuk bisa memproduksi ASI bagi si kecil. Memakan cemilan sehat di antara jeda waktu menyusui, akan membantu menghilangkan lapar dan menjaga energi ibu tetap tinggi.

Ingat! jangan pernah berlebihan mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein pada saat menyusui, karena zat kafein tersebut akan tersalurkan ke si kecil melalui ASI. Para ahli juga menyarankan untuk membatasi asupan kafein, sampai 300 mg per harinya agar lebih aman.

Beberapa penelitian juga mengatakan memakan makanan pedas juga tidak dilarang, malah bisa memberikan variasi rasa yang bisa dinikmati oleh si kecil. Tidak ada makanan yang menjadi masalah untuk si kecil, jadi tidak ada batasan makanan untuk ibu. Tetapi ketika si kecil merasa iritasi atau perutnya penuh gas ketika memakan makanan tertentu, cobalah untuk hindari makanan tersebut karena berarti si kecil tidak cocok mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut.

Baca artikel terkait :

CARA MEMANDIKAN BAYI

Cara merawat bayi baru lahir

Sebelum ibu memandikan si kecil, pastikan tali pusar bayi sudah kering dan lepas.

Cara merawat bayi baru lahir

Memandikan anak bayi yang baru lahir, berbeda dengan memandikan anak balita. Anda harus lebih hati-hati dan terampil agar tidak melukai bayi anda. Anda bisa memandikan bayi anda di tempat mandi bayi yang kecil atau bisa juga di bathtub kamar mandi anda.

Tempat mandi bayi biasanya dirancang khusus agar bayi bisa gerak dengan leluasa dan tidak terbentur.

Sebelum anda memandikan bayi anda pastikan anda telah menyiapkan setiap keperluan atau peralatan mandi bayi anda.

Apa saja sih yang diperlukan untuk memandikan bayi :

  • Handuk Kecil
  • Kapas
  • Sabun dan shampoo bayi
  • Popok

Setelah semua peralatan di atas telah siap anda bisa menyiapkan AIR HANGAT,  ingat air yang digunakan untuk mandi haruslah hangat tidak boleh dingin ataupun terlalu panas. Cara paling mudah untuk mengetahuinya adlaah dengan memasukan tangan anda ke bak mandi dan rasakan secara langsung. Suhu yang ideal adalah : 36 – 37 derajat celcius

1. Mulailah dengan membuka pakaian bayi anda, lalu meletakannya dengan perlahan ke dalam air hangat. Letakan secara perlahan dengan kepala menghadap ke atas dan jangan lupa untuk menahan leher bayi anda dengan tangan anda.

2. Basahi seluruh tubuh bayi anda dengan perlahan dengan bantuan tangan anda, ingat jangan sampai airnya masuk ke mata ya! Karena reflek bayi masih belum sempurna untuk menghindari air yang masuk. Dilanjutkan dengan menyabuni tubuh bayi secara perlahan, disarankan untuk menggunakan sabun bayi yang PH nya Balance agar tidak pedih jika terkena mata.

3. Jika rambut sudah mulai banyak anda bisa juga keramasi rambut bayi anda. Setelah selesai anda bisa membasuh bayi anda, disarankan untuk menggunakan washlap agar buih2 sabun bisa terbuang semua.

4. Setelah selesai anda bisa mengangkat bayi anda secara perlahan dengan mengangkat di bagian pantat dan menopang bagian kepala dan leher.  Lalu dibungkus dengan handuk kecil. Tepuk-tepuk tubuh bayi anda dengan perlahan menggunakan handuk agar semua air terserap dan bayi anda kering.
Lalu anda bisa memakaikan baju dan popok pada bayi anda.

Demikianlah cara memandikan bayi yang baru lahir.

CARA MENENANGKAN BAYI

Bayi yang sering menangis dan cengeng sudah menjadi permasalahan sehari-hari bagi para orangtua, khususnya ibu.

Kali ini Little Boss World mau membagi beberapa cara untuk menenangkan bayi yang menangis. Mungkin tidak semua cara langsung berhasil dan manjur, dibutuhkan kesabaran dan pembelajaran untuk bisa mengerti apa yang diinginkan si kecil.

1. Membedong bayi

Namun membedong juga ada caranya, jadi ibu harus melakukannya dengan hati-hati.  Dengan begitu, si kecil akan merasa lebih nyaman dan hangat sehingga mereka bisa istirahat dengan tenang.

Baca artikel terkait :

2. Menggendong bayi di tangan ibu dan menempatkannya di posisi sebelah kiri sebagai topangan

Cara ini juga membantu pencernaan mereka. Ketika si kecil sudah merasa nyaman dan tertidur, ibu bisa mulai menempatkan si kecil ke dalam box atau tempat tidurnya.

3. Memainkan musik yang santai dan slow untuk si kecil

Mungkin musik yang pernah ibu bunyikan saat mereka masih di dalam kandungan, atau mungkin rekaman dari denyut jantung ibu, bisa menenangkan mereka.

4. Jangan Memberi Makan Terlalu Banyak

Selain cara menenangkan si kecil, ibu juga harus tahu kalau memberi mereka makan terlalu banyak bisa membuat rasa tidak nyaman dan kembung sehingga si kecil bisa jadi menangis terus menerus.

5. Tawarkan Empeng

Jika bukan waktunya makan, jangan paksa mereka untuk makan tetapi tawarkan empeng atau jempolnya sendiri untuk diemut, sehingga si kecil bisa merasa tenang dan nyaman.

6. Mengajak si kecil berjalan-jalan

Karena masih terlalu kecil, jangan membawa mereka bepergian keluar rumah. ibu bisa menggendong si kecil sambil berkeliling di dalam rumah, dengan begitu si kecil bisa merasa sedikit nyaman dan tenang.

Hal yang perlu diperhatikan ketika si kecil menangis :

  • Lapar. Pastikan apakah ini adalah waktu mereka makan atau mungkin mereka lapar lebih awal, perhatikan lidah dan tangannya apakah berada di mulut?
  • Kedinginan atau kepanasan. Perhatikan udara sekitar dan pakaikan baju yang sesuai. Jangan sampai si kecil kedinginan atau kepanasan.
  • Popok Basah atau Buang air besar. Pada bulan-bulan awal si kecil pasti sering buang air di celana  pastikan sedia popok yang banyak.
  • Sakit.  Selalu periksa suhu badan si kecil, jika mereka mengalami demam segera bawa ke dokter. Karena bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap demam.

CARA MENIDURKAN BAYI

Bayi yang baru lahir terkadang kesulitan membedakan waktu siang dan malam, sehingga jam tidurnya pun tidak beraturan. Sampai pada saat si kecil berumur satu minggu, ibu bisa mulai mengajari mereka sesuatu yang berbeda tentang pola waktu tidur sehingga ibu pun dapat tidur nyenyak.

Berikut ini adalah cara-cara merawat bayi baru lahir (menidurkan):

1. Menggunakan lampu sebagai strategi utama

Berdasarkan penelitian para ahli, cahaya mendorong bayi untuk tetap terbangun . Pada sisi sebaliknya kegelapan akan menimbulkan otak bayi untuk memproduksi melatonin, salah satu hormon tidur. Buatlah si kecil tetap terjaga pada saat terang dan tertidur pada saat gelap.

  • Pada siang hari usahakan cahaya masuk sebanyak mungkin ke dalam rumah atau ibu bisa mengajaknya keluar. Tempatkan si kecil pada ruangan yang terang ketika si kecil tidur siang (kecuali si kecil mengalami kesulitan tidur di tempat terang)
  • Untuk menghindari terjaga pada malam hari, pasanglah lampu yang bisa diatur intensitas cahayanya. Lampu bisa mulai diredupkan pada sore hari atau dua jam sebelum waktu tidur
  • Penggunaan lampu tidur tidak dilarang, tetapi disarankan menggunakan yang kecil dan tidak mengganggu.
  • Jika si kecil terbangun pada malam hari, jangan nyalakan lampu atau bawa dia ke tempat terang. Karena cahaya akan membuat si kecil terjaga atau terbangun.
  • Jika cahaya di pagi hari membuat si kecil bangun terlalu pagi, anda bisa memasang gorden yang agak tembus cahaya namun bisa mengurangi intensitas cahaya matahari.

2. Tempatkan si kecil ketika mereka mengantuk, bukan tertidur .

Ini adalah sesuatu yang sulit dilakukan, terutama oleh ibu yang baru mempunyai anak, tetapi ketika kita mengetahui waktu yang tepat, maka si kecil bisa tidur dengan tenang dan mudah.

Cobalah meletakkan si kecil ke dalam box tidur ketika mereka mulai tenang, atau ketika mereka mulai mengangguk.

3. Tunggu waktu yang tepat untuk memeriksa si kecil. 

Jika ibu langsung berlari ketika mendengar gerakan dari si kecil,  ibu hanyalah mengajarkan si kecil untuk terjaga lebih sering daripada tidur. Walaupun si kecil sedikit bergerak, berilah mereka waktu karena bisa saja si kecil akan kembali tertidur dalam waktu dekat. Jika ternyata si kecil tidak kembali tidur, ibu bisa langsung bergerak dan mendekati si kecil sebelum mereka menangis.

4. Cobalah untuk tidak menatap si kecil di matanya. 

Kebanyakan bayi mudah terstimulasi dengan sebuah tatapan saja. Ibu bisa menarik perhatian si kecil dan dianggap sebagai sinyal untuk bermain.

Ketika ibu melakukan kontak mata, sama dengan ibu mengajak si kecil untuk tidak tidur dan mulai bermain. Berdasarkan penelitian, semakin banyak interaksi yang ibu lakukan dengan si kecil, maka si kecil akan semakin termotivasi untuk terbangun.

5. Tetaplah rileks saat mengganti popok. 

Pergantian popok tidak selalu dilakukan pada saat si kecil bangun. Si kecil tidak selalu memerlukan pergantian, yang penting si kecil tidur dengan keadaan popok kering dan nyaman sehingga tidak mengganggu waktu tidurnya.

MENGHINDARI STRESS DAN TETAP SEHAT

Banyak sekali permasalahan yang dihadapi oleh para ibu yang baru memiliki bayi

Ada kebahagiaan, kesedihan, dan juga rasa marah ketika merawat bayi baru lahir. Tentu rasa senang dan bahagia sebagai seorang ibu yang bisa mempunyai anak sangat lah besar. Tetapi ibu harus bisa menjaga diri, agar tidak stress dan sampai jatuh sakit.

Semuanya memang butuh pengalaman untuk bisa berjalan dengan baik, para ibu harus bisa membiasakan diri dan mempelajari bagaimana menghadapi si kecil.

Berikut ini adalah masalah-masalah yang dihadapi oleh para ibu baru :

  • Si kecil tidak berhenti menangis
  • Merasa marah kepada si kecil
  • Kurang tidur
  • Ingin badan kembali ramping
  • Tidak percaya dengan insting keibuannya
  • Cuti dari menyusui
  • Rumah yang berantakan
  • Hubungan yang  hampa tanpa sex

Permasalahan di atas adalah hal-hal umum yang sering dihadapi oleh para ibu baru. Little Boss World akan membahasnya lebih jauh dalam artikel ini. Ibu harus bisa mengatasi setiap masalah yang ada, jangan sampai stress dan berdampak pada kesehatan ibu dan juga si kecil.

Semoga artikel tentang cara merawat bayi baru lahir bisa bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

By | 2018-03-28T07:42:35+00:00 Desember 25th, 2017|Kecerdasan & Pertumbuhan|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment