Cara Hamil Anak Laki-laki

Banyak pasangan yang menginginkan anak pertamanya laki-laki. Karena masih ada kepercayaan bahwa anak laki-laki merupakan penerus sebuah tahta, usaha keluarga, marga, dan lain sebagainya. Selain itu, pasangan yang sudah mendapatkan anak pertamanya perempuan, juga ingin mendapatkan anak kedua laki-laki. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai Cara Hamil Anak Laki-laki lebih lanjut.

MEMAHAMI BAGAIMANA TERBENTUKNYA JANIN LAKI-LAKI

Sperma memiliki dua kromosom, yaitu kromosom X dan kromosom Y. Kedua kromosom inilah yang memiliki peran penting dalam menentukan jenis kelamin janin. Kromosom X akan membentuk janin perempuan, dan sebaliknya kromosom Y akan membentuk janin laki-laki. Berikut adalah perbedaan karakteristik Kromosom X dan Kromosom Y.

KROMOSOM XKROMOSOM Y
Gerakan menuju sel telur sangat lambatGerakan menuju sel telur sangat cepat
Usia hidupnya panjang (empat sampai lima hari)Usia hidupnya pendek (satu sampai dua hari)
Mudah rusak karena lingkungan yang basaMudah rusak karena lingkungan yang asam
Menyukai lingkungan asamMenyukai lingkungan basa
Presentasenya lebih banyak dalam spermaPresentasenya lebih sedikit dalam sperma

Sehingga, jika ibu dan suami menginginkan anak laki-laki, sperma yang harus membuahi sel telur adalah kromosom Y.

Lalu, bagaimana caranya agar sperma yang membuahi sel telur adalah kromosom Y?

CARA HAMIL ANAK LAKI-LAKI

1. Berhubungan Pada Masa Subur

Tuba Fallopi (saluran indung telur) merupakan tempat bertemunya sperma dan sel telur untuk melakukan pembuahan. Karena kromosom Y mempunyai gerakan yang cepat, umur yang singkat, dan mudah rusak ketika berada di lingkungan asam, maka untuk hamil anak laki-laki, kromosom Y harus mencapai Tuba Fallopi lebih dahulu sebelum kromosom X. Selain itu, sel telur juga harus sudah berada di Tuba Fallopi saat kromosom Y sudah mencapai Tuba Fallopi. Caranya adalah dengan berhubungan pada masa subur, karena pada masa subur sel telur dilepaskan dari ovarium menuju Tuba Fallopi. Disarankan, untuk melakukan puasa berhubungan selama empat sampai lima hari sebelum masa subur atau sebelum melakukan hubungan untuk meningkatkan jumlah sperma yang dihasilkan suami.

2. Mengurangi Tingkat Keasaman di Miss V

Salah satu kelemahan kromosom Y adalah kemungkinan mati jika kondisi di lingkungan Miss V cukup asam. Akibatnya, kromosom Y tidak dapat melanjutkan perjalannnya ke Tuba Fallopi untuk bertemu dengan sel telur. Maka, cara kedua agar kromosom Y tidak mati saat berada di Miss V adalah dengan mengurangi tingkat keasamaan di Miss V. Caranya, ibu mengkonsumsi secara rutin buah-buahan yang dapat menurunkan tingkat keasamaan di daerah Miss V, yaitu pisang, lobak, dan apel.

3. Ibu Harus Orgasme Terlebih Dahulu Dibanding Suami

Cara lain agar keasaman Miss V lebih berkurang adalah ibu harus orgasme  terlebih dahulu sebelum suami mengalami ejakulasi.  Pada saat orgasme, wanita akan banyak menghasilkan lendir serviks (lendir serviks bersifat basa) yang dapat menetralkan keasaman di Miss V. Orgasme pada wanita berupa puncak kenikmatan seksual, sensasi yang berbeda, dan pelepasan sesuatu.

4. Penetrasi Harus Dilakukan Sedekat Mungkin Dengan Mulut Rahim

Tujuan dari suami melakukan penetrasi (penis masuk ke lubang vagina) sedekat mungkin dengan mulut rahim. Hal ini bertujuan supaya pada saat suami mengalami ejakulasi, sperma dikeluarkan sedekat mungkin dengan mulut rahim. Sehingga, perjalanan kromosom Y menuju Tuba Fallopi menjadi lebih pendek, karena salah satu karakteristik kromosom Y adalah umurnya singkat. Berikut beberapa cara penetrasi yang harus dilakukan agar sedekat mugkin dengan mulut rahim :

  • Melakukan hubungan dengan posisi Doggy Style, yaitu penetrasi dari belakang. Posisi dilakukan dengan cara ibu berlutut dengan posisi merangkak, sementara suami melakukan penetrasi dari belakang. Berikut ilustrasinya.

Sumber : Tribunnews.com

  • Posisi Berdiri. Dengan posisi ini, kromosom Y mampu mencapai sel telur lebih cepat. Untuk melakukan posisi ini, suami bisa mengangkat pasangan wanitanya, atau wanita bisa bersandar di dinding.
  • Wanita di atas. Posisi ini dilakukan dengan cara suami berbaring atau duduk dan pasangan wanita berada di atas pasangan pria.

5. Konsumsi Makanan Yang Tepat

Berikut makanan yang harus dikonsumsi untuk mendapatkan anak laki-laki :

  • Acar. Acar memiliki kandungan natrium dan mineral yang sangat tinggi, yang diperlukan untuk meningkatkan peluang hamil anak laki-laki.
  • Apel. 100 gram apel dapat mensuplai hingga 159 mg potasium, 8 mg vitamin C, dan 73 UI vitamin A. Semua nutrisi tersebut penting untuk mendukung pembuahan anak laki-laki. Konsumsilah apel yang segar, beserta dengan kulitnya.
  • Alpukat. Satu cangkir alpukat mensuplai kurang lebih 757 mg kalium, dan vitamin B, vitamin A dan vitamin C yang merupakan nutrisi penting dalam program hamil anak laki-laki. Sebaiknya jangan mengkonsumsi alpukat secara berlebihan karena buah alpukat memiliki kadar lemak yang cukup tinggi dan menyebabkan kelebihan berat badan.
  • Steak. Satu porsi steak mengandung vitamin B ( terutama B6 dan B12), seng, natrium dan kalium. Daging merupakan makanan yang bersifat asam. Sebaiknya batasi konsumsi asupan steak, satu sampai dua porsi per minggu. Konsumsi steak terlalu sering dapat menyebabkan lingkungan rahim terlalu asam.
  • Brokoli kaya antioksidan, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Brokoli sangat baik dikonsumsi jika menginginkan bayi laki-laki karena dapat menurunkan asam lambung dan membuat tubuh dalam kondisi basa.
  • Tomat mengandung vitamin dan mineral yang sangat baik untuk memperpanjang umur sperma laki-laki (kromosom Y)
  • Makanan Tinggi Kalori.

6. Menggunakan Soda Kue

Secara kedokteran cara ini belum ditinjau secara ilmiah. Soda kue bersifat basa dan dapat menetralkan pH vagina. Caranya sebagai berikut.

  • Campurkan satu liter air menggunakan dua sendok soda kue
  • Aduk sehingga tercampur secara merata
  • Basuhlah vagina dengan menggunakan larutan tersebut, 10 menit sebelum melakukan hubungan seksual.

CARA MENENTUKAN MASA SUBUR

Bagi setiap wanita yang sudah memasuki masa menstruasi, sangat penting untuk mencatat tanggal menstruasi dan jangka waktu menstruasi tersebut. Cara menghitung masa subur bisa dengan menggunakan kalender atau saat ini sudah ada beberapa aplikasi yang sudah dapat membantu ibu. Perhitungan dimulai dari hari pertama ibu menstruasi, dimana pada saat ini dinding rahim meluruh dan menjadi darah. Pada saat menstruasi, sel telur akan berkembang di dalam ovarium. Saat sel telur sudah matang, ovarium akan melepaskan sel telur. Peristiwa tersebut dinamakan Ovulasi. Ovulasi terjadi sekitar 12 – 16 hari sebelum menstruasi. Masa subur terjadi lima sampai enam hari sebelum masa Ovulasi. Rata-rata perempuan mengalami masa subur antara hari ke – 10 sampai hari ke – 17 setelah hari pertama menstruasi.

Semoga artikel mengenai Cara Hamil Anak Laki laki bermanfaat. Jangan lupa untuk meninggalkan kata-kata atau sekedar berbagi pengalaman pada kolom comment dibawah. Little Boss World sangat senang jika Dads dan Moms mau membagikan artikel ini di media sosial kalian.

Baca artikel terkait :

By | 2018-02-09T15:49:59+00:00 Desember 8th, 2017|Kehamilan & Menyusui|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment